Nokia sudah lama berhenti membuat ponsel sendiri, tetapi perusahaan asal Finlandia itu masih meraup puluhan triliun rupiah per tahun dari industri ponsel. Uangnya tidak datang dari penjualan perangkat, melainkan dari lisensi merek dan paten. Unit lisensi Nokia Technologies membukukan penjualan bersih 1,93 miliar euro (sekitar Rp 40,5 triliun)) sepanjang 2024, naik 78 persen dibanding 2023
Selengkapnya >