POCO resmi meluncurkan dua ponsel flagship, POCO F9 Ultra dan POCO F9 Pro, di Indonesia pada Senin (5/10/2026).
Keduanya lebih dulu dirilis untuk pasar global pada 1 September 2026. Sekilas, kedua ponsel ini tampak kembar dengan banyak komponen inti yang sama, mulai dari keluarga chip, layar, kamera utama, hingga teknologi pengisian daya.
Di dapur pacu, F9 Ultra dan F9 Pro sama-sama ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, ditemani chip tambahan VisionBoost D8.
Layar keduanya juga memakai panel AMOLED dengan refresh rate 185 Hz, artinya gambar di layar diperbarui hingga 185 kali per detik. Tingkat kecerahan puncaknya sama-sama mencapai 4.500 nits.
Di bagian kamera, kedua ponsel mengusung kamera utama 200 MP bersensor 1/1,56 inci dengan penstabil gambar optik (OIS) serta kamera depan 32 MP.
Soal pengisian daya, F9 Ultra dan F9 Pro kompak mendukung fast charging 100 watt lewat kabel dan 50 watt tanpa kabel. Keduanya juga bisa mengisi daya perangkat lain secara nirkabel (reverse wireless charging) dengan daya 22,5 watt.
Kedua ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi tahan debu dan air IP68 dan menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16. POCO menjanjikan empat kali pembaruan versi Android untuk keduanya.
Menurut Poco, F9 Ultra unggul di berbagai sektor, mulai dari layar, speaker, hingga kamera. Lantas, apa saja yang membedakan F9 Ultra dari F9 Pro? Berikut rinciannya.
1. Chip sama nama, beda kelas
Meski sama-sama bernama Snapdragon 8 Elite Gen 5, chip di dalam F9 Pro adalah varian V Series. Versi ini punya inti grafis (GPU) Adreno 840 dengan satu bagian pemrosesan grafis lebih sedikit dibanding versi penuh di F9 Ultra.
Kapasitas memori kedua ponsel juga berbeda. Versi Indonesia F9 Ultra hadir dengan RAM 16 GB dan memori internal 512 GB, sedangkan F9 Pro dibekali RAM 12 GB dengan memori internal 512 GB.
2. Layar lebih lega, speaker pakai subwoofer
F9 Ultra memakai layar 6,9 inci dengan resolusi 2.608 x 1.200 piksel. F9 Pro lebih ringkas dengan layar 6,59 inci beresolusi 2.510 x 1.156 piksel.
Perbedaan juga ada di sektor audio. F9 Ultra dibekali speaker Bose 2.1 dengan subwoofer. Sementara itu, F9 Pro memakai speaker stereo Bose tanpa subwoofer.
3. Ultra pakai telefoto periskop
Kamera telefoto F9 Ultra berjenis periskop 50 MP dengan sensor Samsung ISOCELL JN5 dan pembesaran optik 5x. POCO mengeklaim kamera ini mampu memotret dengan zoom 10x tanpa kehilangan kualitas dan zoom hingga 20x berbantuan AI.
Kamera ultrawide F9 Ultra juga beresolusi 50 MP dengan sensor OmniVision OV50M.
F9 Pro mengandalkan kamera telefoto 50 MP dengan pembesaran optik 2,5x. Kamera ini bisa memotret objek dari jarak 10 cm. F9 Pro juga dilengkapi kamera ultrawide 8 MP, jauh di bawah resolusi kamera ultrawide F9 Ultra.
4. Baterai selisih 1.720 mAh
F9 Ultra menggendong baterai silikon-karbon berkapasitas 8.050 mAh. Kapasitas ini 1.720 mAh lebih besar dibanding baterai F9 Pro yang berkapasitas 6.330 mAh.
Bobot F9 Ultra tercatat 235 gram, dengan rangka aluminium dan lapisan pelindung layar Gorilla Glass 7i.
Harga dan ketersediaan
Di pasar global, F9 Ultra dijual mulai 799 dollar AS (sekitar Rp 14,4 juta) dan F9 Pro mulai 699 dollar AS (sekitar Rp 12,6 juta) untuk varian 12/256 GB.
Di Indonesia, F9 Ultra dibanderol Rp 13.999.000, sedangkan F9 Pro dipatok Rp 12.499.000. Selama periode promo Oktober, harga keduanya dipangkas secara bertahap.
POCO F9 Ultra (16/512 GB)
- Harga normal: Rp 13.999.000
- Promo 6-15 Oktober 2026: Rp 12.499.000
- Promo 16-25 Oktober 2026: Rp 13.699.000
POCO F9 Pro (12/512 GB)
- Harga normal: Rp 12.499.000
- Promo 6-15 Oktober 2026: Rp 10.499.000
- Promo 16-25 Oktober 2026: Rp 12.099.000
F9 Ultra dijual melalui situs resmi Xiaomi, Tokopedia, dan TikTok Shop. F9 Pro tersedia di situs resmi Xiaomi dan Shopee.
